Rupiah Dibuka Perkasa Usai Pengumuman BI Rate

Jumat, 22 Desember 2023 – 09:50 WIB

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot menguat pada perdagangan Jumat pagi, 22 Desember 2023. Rupiah menguat sebesar 46 poin atau 0,30 persen ke posisi Rp 15.479 per dolar AS.

Baca Juga :

Kredit Perbankan November 2023 Tumbuh 9,74 Persen

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 15.533 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) AS di kuartal III-2023 direvisi turun menjadi 4,9 persen quarter to quarter (qtq) dari 5,2 persen qtq. 

Baca Juga :

BI Proyeksikan Pilpres 2024 Dua Putaran Dorong Konsumsi 0,6 Persen

“Revisi terakhir ini memberikan sinyal bahwa kondisi perekonomian AS tidak sekokoh perkiraan sebelumnya. Sehingga meningkatkan ekspektasi terhadap pertumbuhan PDB AS yang lebih lambat ke depannya,” ujar Josua saat dihubungi VIVA Bisnis, Jumat, 22 Desember 2023. 

Uang kertas rupiah dan dolar AS.

Baca Juga :

Moncer! Transaksi QRIS Capai Rp 24,9 Triliun pada November 2023

Josua menuturkan, hal itu telah meningkatkan ekspektasi investor terhadap stance dari the Fed yang lebih dovish pada tahun 2024. Sehingga meningkatkan sentimen risk on di pasar keuangan. 

Sedangkan dari dalam negeri, jelas Josua, nilai tukar rupiah kemarin di tutup melemah 0,10 persen ke level Rp 15.510 per dolar AS. Hal ini seiring dengan pengumuman Bank Indonesia (BI) mengenai suku bunga acuannya. 

“Dalam pertemuan tersebut, Bl menyatakan bahwa Bl berencana menurunkan suku bunga kebijakan pada paruh kedua tahun 2024. Sejalan dengan proyeksi mereka di mana risiko inflasi dan tekanan eksternal terlihat cukup mereda,” jelasnya. 

Baca Juga  Begini Kebahagiaan Tukul Arwana saat Kembali ke Layar Kaca, Banjir Doa dari Netizen

Selain itu terang Josua, Bl juga mengganti nama resmi Bl 7-Day Reverse Repo Rate (BI-7DRRR) menjadi BI Rate mulai kemarin.

“Mata uang rupiah diperkirakan akan berada di rentang Rp 15.425-Rp 15.550,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

“Dalam pertemuan tersebut, Bl menyatakan bahwa Bl berencana menurunkan suku bunga kebijakan pada paruh kedua tahun 2024. Sejalan dengan proyeksi mereka di mana risiko inflasi dan tekanan eksternal terlihat cukup mereda,” jelasnya. 

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *