Relawan Sebut Pelaporan Rocky Gerung ke Polisi Bukan Perintah Jokowi

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Barikade 98 Benny Rhamdani menyebut laporan yang pihaknya layangkan kepada Rocky Gerung bukan atas perintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Laporan itu lantaran Rocky dinilai telah melakukan penghinaan terhadap Jokowi saat berpidato.

“Enggak, enggak, enggak. Presiden engga pernah merintahkan, kami engga pernah berkomunikasi. Ini kesadaran sebagai anak bangsa aja lah. Ga ada kaitan dengan Presiden,” ujar Benny di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Agustus 2023. 

Usai ditolak oleh Bareskrim Mabes Polri, Benny mengatakan pihaknya berencana melaporkan Rocky ke Polda Metro Jaya dan polda lain di daerah. Mengenai alasannya gigih melaporkan Rocky, karena pihaknya ingin memberikan pelajaran kepada Rocky.

Menurut dia, Rocky telah merendahkan simbol negara dengan mengatakan baj*ngan tol*l. Benny mengatakan pernyataan Rocky tersebut juga melahirkan kegaduhan.

“Nah, sekarang mana yang lebih waras kita menyikapi proses hukum? Daripada cara barbar? Datangi geruduk kekerasan, engga lah. Kita ini orang paling fair dalam berdemokrasi. Apa yang disampaikan Rocky telah meluluhlantahkan kesabaran kita 8 tahun,” kata Benny. 

Benny mengklaim pihaknya merupakan pemenang Pemilu 2019 dengan raihan 55 persen suara. Selain itu, sebanyak 82 persen publik merasa puas dengan kinerja Jokowi. Sehingga, menurut dia akan sangat mudah bagi Benny membuat demo tandingan yang mengkritik pemerintah dan Jokowi

Iklan

“Yang sayang Rocky Gerung nggak bisa bedakan mana kritik, caci maki, hujatan. Ini menabrak demokrasi, kultur adab sebagai orang Timur. Rocky gerung kena batunya deh. Saya yakin dia akan diproses hukum,” kata Benny.

Bakal demo di Jakarta

Benny mengatakan pihaknya bakal mengerahkan 10 ribu relawan Jokowi untuk berdemonstrasi di Jakarta imbas pernyataan Rocky Gerung soal Jokowi. Benny menyebut lokasi aksi bertajuk “Tangkap Rocky Gerung” ini masih belum ditentukan saat ini.

Baca Juga  Puji MK Persilakan Pemohon Serahkan Kesimpulan Sengketa Pilpres, Refly: Luar Biasa

“Kami persiapan konsolidasi untuk aksi besar di daerah dan di Jakarta tanggal 10 Agustus, karena tanggal 10, maka 10 ribu lah di Jakarta kami akan turun,” ujar Benny. 

Pilihan Editor: IPW Minta Polri Dalami Dugaan Bisnis Senjata Api Rakitan di Kasus Penembakan Bripda IDF



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *