Presiden Korea Selatan Buka Suara, Terkait Kontroversi Tas Dior Kim Koen Hee

Jumat, 9 Februari 2024 – 12:34 WIB

KOREA SELATAN – Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol buka suara terkait tuduhan kontroversi penerimaan hadiah barang mewah yang menyeret istrinya, Kim Keon Hee. Yoon menegaskan bahwa istrinya tidak bisa menolak pemberian hadiah lantaran berhati dingin.

Baca Juga :

Israel Siapkan UU Kontroversi, Penjarakan Siapa Pun Yang Menyangkal Insiden 7 Oktober

Presiden Yoon menyampaikan bahwa tas mewah tersebut diberikan sebagai maneuver politik bagi dirinya dan juga partai yang mengusung. Terlebih rekaman pemberian tas mewah yang diambil dari kamera tersembunyi di dalam jam tangan itu dirilis tahun lalu menjelang pemilihan.

Beberapa analisis mengatakan kontroversi itu mengancam prospek partai kekuatan rakyat yang konservatif pimpinan Yoon dalam pemilihan legislatif bulan april. Video tersebut dirilis saat peringkat persetujuannya mulai pulih.

Baca Juga :

Daftar Kontroversi Ahok Sejak Jabat Gubernur DKI, dari Kalijodo hingga Surat Al Maidah

Partai Oposisi, Partai Demokrat mengatakan Yoon tidak memenuhi harapan masyarakat akan permintaan maaf yang tulus.

Baca Juga :

Grammy Awards 2024 Penuh Kejutan! Ini Kontroversi yang Terjadi

Publikasi lokal melaporkan bahwa kantor kepresidenan mengkonfirmasi penerimaan tas tersebut dan mengatakan bahwa tas tersebut dikelola dan disimpan sebagai milik pemerintah.

Tahun lalu, pemerintah Seoul membatalkan proyek jalan tol menyusul tuduhan bahwa pembangunannya akan menguntungkan keluarga Kim secara finansial dengan menaikkan harga tanah yang mereka miliki.

Kontroversi ini juga menyebabkan perpecahan di dalam partai Yoon. Salah satu pemimpin partai membandingkan ibu negara Marie Antoinette, ratu prancis yang terekenal karena boros. Pihak oposisi telah lama menuduhnya terlibat dalam manipulasi harga saham. Awal bulan ini, Yoon memveto rancangan undang-undang yang meminta istrinya diselidiki atas tuduhan tersebut.

Jejak pendapat Gallup Korea pekan lalu menunjukkan bahwa peringkat persetujuan terhadap Yoon turun menjadi 29 persen terendah dalam sembilan bulan. Kontroversi yang melibatkan ibu negara berusia 51 tahun adalah salah satu alasan yang dikemukakan responden atas ketidaksetujuan mereka.

Yoon dikatakan telah mendorong pemimpin partainya Han Dong Hoon untuk mengundurkan diri setelah Han berkomentar bahwa kontroversi tersebut dapat menjadi perhatian publik

Kedua pria tersebut tampaknya telah memperbaiki hubungan mereka dan Han tetap berada di dalam pesta tersebut.

Han secara luas dianggap sebagai anak didik dan rekan dekat Yoon dan diperkirakan akan menjadi calon presiden pada tahun 2027.

Halaman Selanjutnya

Kontroversi ini juga menyebabkan perpecahan di dalam partai Yoon. Salah satu pemimpin partai membandingkan ibu negara Marie Antoinette, ratu prancis yang terekenal karena boros. Pihak oposisi telah lama menuduhnya terlibat dalam manipulasi harga saham. Awal bulan ini, Yoon memveto rancangan undang-undang yang meminta istrinya diselidiki atas tuduhan tersebut.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Baca Juga  Tebar Pesan Persatuan di Pilpres 2024, Ketua TKN Prabowo-Gibran Diapresiasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *