Pemerintah Evakuasi Keluarga Bang Onim dari Gaza, Tiba di RI Sore Ini

Senin, 6 November 2023 – 14:31 WIB

Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI akan memastikan keluarga Abdillah Onim, Warga negara Indonesia (WNI), yang diselamatkan dari pusat konflik Israel-Hamas di Gaza, pulang ke Indonesia. Kemlu menegaskan bahwa pemerintah memfasilitasi kepulangan keluarga Onim untuk sampai ke Indonesia.

Baca Juga :

AS Tolak Permintaan Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk Gencatan Senjata di Gaza

“Kemlu dan KBRI Kairo memfasilitasi kepulangan Bang Onim sekeluarga ke Indonesia,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha melalui pesan singkat, pada Senin, 6 November 2023.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha.

Baca Juga :

Israeli Prostesters Urge Benjamin Netanyahu to Step Down

Dilansir dari Antara, Onim, dan ketiga anaknya yang juga WNI, serta istrinya yang berkewarganegaraan Palestina, akan tiba di Indonesia pada Senin sore dengan menggunakan penerbangan Emirates dari Kairo, Mesir. 

Keluarga Abdillah Onim akhirnya berhasil diungsikan dari Gaza melalui perbatasan Rafah dan dibawa ke KBRI Kairo, pada Jumat, 3 November 2023.

Baca Juga :

Serangan Udara Israel Tewaskan 51 Warga Palestina di Kamp Al-Maghazi

Sesuai aturan Mesir, warga negara asing yang dievakuasi dari Gaza hanya boleh berada di wilayah Mesir selama 3×24 jam, sebelum dipulangkan ke negara masing-masing atau dipindahkan ke negara lain.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha.

Perbatasan Rafah, yang adalah pos perbatasan paling selatan dari Gaza dan berbatasan dengan Semenanjung Sinai di Mesir, adalah satu-satunya jalur untuk mengeluarkan warga negara asing di tengah konflik yang terus memanas antara Israel dan Hamas.

Pintu Rafah juga digunakan menyalurkan bantuan bagi ribuan korban konflik di Gaza. (Ant/ANTARA)

Baca Juga  PLN Borong 10 Ribu Unit Mobil Listrik BYD

Halaman Selanjutnya

Perbatasan Rafah, yang adalah pos perbatasan paling selatan dari Gaza dan berbatasan dengan Semenanjung Sinai di Mesir, adalah satu-satunya jalur untuk mengeluarkan warga negara asing di tengah konflik yang terus memanas antara Israel dan Hamas.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *