Menelan Sperma Dapat Membantu Memenuhi Kebutuhan Protein Tubuh?

Sebagian orang meyakini bila menelan sperma memiliki manfaat karena mengandung protein.

Namun pada kenyataannya kadar kandungan protein pada sperma sangatlah sedikit.

Pakar kesehatan seksual dari Universitas Oxford, Dr Danae Maragouthakis, mengatakan bahwa seseorang perlu mengonsumsi dua galon sperma bila memang ingin memenuhi kebutuhan protein harian yang direkomendasikan.

Ia membandingkan kadar protein oada sperma dan putih telur. Rata-rata satu putih telur besar mengandung sekitar 3,6 gram protein.

Baca Juga:Hasil Australian Open 2023: Anthony Ginting Maju ke Perempat Final, Ahsan/Hendra Tersingkir

Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kandungan protein pada 5 mililiter sperma hanya 0,25 gram. 

Artinya, secara teori, seseorang perlu menelan sperma dari hasil 14 ejakulasi agar sesuai dengan jumlah protein pada satu putih telur.

“Anda perlu minum beberapa galon sperma untuk memenuhi kebutuhan protein diet harian yang direkomendasikan,” kata Dr. Maragouthakis, dikutip dari Suara.com, Kamis (3/8/2023).

Jumlah protein yang disarankan per kilo berat badan sebanyak 0,75 gram, menurut British Nutrition Foundation, atau sekitar 56 gram sehari untuk pria dan 45 gran untuk wanita.

Dr Maragouthakis mengatakan kadar protein dalam sperma dapat berbeda pada setiap pria, karena komponen air mani berubah seiring bertambahnya usia dan kesehatan.

Baca Juga:Daniel Mananta Bersyukur Cerita Soal Sekolah Internasional Dukung LGBT Viral: Jangan Sampai Merusak Moral Anak

“Volume ejakulasi, akan tergantung pada terakhir kali dia melakukan masturbasi, kadang sedikit lebih banyak kadang sedikit lebih sedikit,” tambahnya.

Dr Maragouthakis menegaskan bahwa air mani tidak dapat bertindak sebagai pengganti sumber protein lain sebagai bagian dari diet seimbang yang sehat. 

Lebih lanjut, Dr Maragouthaki mengatakan, sperma memang mengandung banyak nutrisi lain. Seperti asam sitrat, vitamin B12, dan seng. Tetapi, itu tidak sebanding dengan risiko penyakit yang juga dapat ditularkan bila menelan sperma.

Baca Juga  Promosi Jabatan Baru Mayor Teddy, Jenderal Maruli: Karirnya Pasti Cerah

“Menelan sperma dapat menularkan beberapa jenis infeksi seperti klamidia dan gonore. Jika Anda tidak mengetahui status IMS (infeksi menular seksual) pasangan Anda, mungkin lebih baik tidak menelan sperma mereka,” sarannya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *