Ketika Janur Belum Melengkung, Semua Bisa Terjadi

Selasa, 17 Oktober 2023 – 08:39 WIB

Jakarta – Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mencuat digadang-gadang maju sebagai bakal cawapres di 2024. Kans itu terbuka lebar pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan usia minimal  capres-cawapres tetap 40 tahun kecuali dari kepala daerah.

Baca Juga :

Gibran Bisa Maju Cawapres Usai Putusan MK, Kaesang Beri Tanggapan Tak Terduga

Dengan putusan itu, MK membolehkan kepala daerah yang berumur belum 40 tahun untuk ikut dalam kontestasi Pilpres 2024. 

Bakal capres dari PDIP Ganjar Pranowo pun akan bicara soal peluang dirinya berduet dengan Gibran di Pilpres 2024. Ganjar menuturkan, jika dalam politik semua hal bisa terjadi. Hal itu kemungkinan potensi dirinya menggandeng Gibran sebagai cawapres

Baca Juga :

Gerindra Akui Ada Komunikasi dengan Gibran Rakabuming Raka Usai Putusan MK

“Politik itu, ketika janurnya belum melengkung semua bisa terjadi apa-apa,” kata Ganjar di rumah budayawan Butet Kartaredjasa, Senin 16 Oktober 2023.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka

Baca Juga :

Cawapres Bisa dari Kepala Daerah, Saldi Isra: Aneh yang Luar Biasa

Ganjar menambahkan hingga saat ini semua tokoh masih berpeluang untuk jadi tandemnya di Pilpres 2024. Hal itu termasuk di antaranya putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka.

“Semua. Kalau kamu kan pasti menyebut satu nama (Gibran). Tapi, semua pasti punya peluang,” ujar Ganjar.

Kunjungan Ganjar ke rumah Butet ini dilakukan pada Senin malam sekitar pukul 20.30 WIB. Ganjar datang dengan memakai polo putih dengan jaket jeans ini disambut langsung oleh Butet. Kedua figur itu juga sempat melihat sejumlah karya seniman yang dipajang di rumah Butet.

Ganjar sempat makan malam bersama Butet yang ditemani sejumlah seniman seperti Slamet Rahardjo, Encik Sri Khrisna, Ong Hari Wahyu, Marwoto, Susilo ‘Den Baguse Ngarso’ Nugroho dan seniman lainnya. 

Usai makan Ganjar dan seniman ini sempat berbincang masalah politik terkini.

Salah satu yang dibahas dalam pertemuan itu tentang putusan MK terkait batas usia capres dan cawapres.  Ganjar menyebut jika segala hal yang telah diputuskan MK bersifat final dan binding (mengikat).

Lha wong tugas MK itu memang final dan binding (mengikat). Kalau sudah putus ya sudah,” kata Ganjar.

Ganjar pun meminta kepada para pendukungnya untuk menghormati keputusan MK. Ganjar juga meminta para pendukungnya untuk menghormati sikap politik siapapun.

“Yang penting semua menghormati putusan (MK). Dan kita akan menghormati sikap dan hak politik siapapun,” ujar Ganjar.

 

Halaman Selanjutnya

Kunjungan Ganjar ke rumah Butet ini dilakukan pada Senin malam sekitar pukul 20.30 WIB. Ganjar datang dengan memakai polo putih dengan jaket jeans ini disambut langsung oleh Butet. Kedua figur itu juga sempat melihat sejumlah karya seniman yang dipajang di rumah Butet.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *