Kapolri Singgung Estafet Kepemimpinan, Sekjen PDIP Sebut Megawati Lanjutkan Bung Karno

Jumat, 12 Januari 2024 – 18:37 WIB

Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan setuju dengan pernyataan Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal estafet kepemimpinan. Menurutnya, perlu ada kesinambungan dari pemimpin sebelumnya ke pemimpin yang baru. 

Baca Juga :

Prabowo Puji Megawati, Sekjen PDIP Ungkit Pilpres Paling Demokratis pada 2004

“Kalau kita lihat dari substansinya memang harus ada kesinambungan dari kepemimpinan agar segala sesuatunya tidak dimulai dari nol,” ujar Hasto kepada wartawan di kawasan Cilandak, Jakarta, Jumat, 12 Januari 2024.

Ia pun menyampaikan bagaimana saat Megawati Soekarnoputri menjadi presiden kelima RI juga melanjutkan hal yang baik dari pemimpin-pemimpin sebelumnya.

Baca Juga :

Hasan Nasbi Imbau Para Ahli Strategi di Pemilu 2024 Bisa Pelajari dan Tiru Vasili Arkhipov

Megawati Soekarnoputri di HUT PDI-P ke 51

“Ibu Mega melanjutkan kepemimpinan sebelumnya dari Bung Karno, kemudian meluruskan hal-hal yang tidak baik dari kepemimpinan otoriter Pak Harto, kemudian juga [meneruskan] dari Gus Dur,” katanya.

Baca Juga :

Kata Dishub Alasan Stiker Wajah Heru Budi di Halte Transjakarta karena Belum Diisi Iklan

Maka itu, Hasto juga meyakini, jika Ganjar Pranowo terpilih menjadi presiden kedelapan RI, akan dilanjutkan kebijakan yang baik dari presiden sebelumnya.

“Maka Pak Ganjar pun nanti juga akan melanjutkan hal-hal yang baik dari para presiden-presiden sebelumnya, terutama memperkuat keberpihakan terhadap wong cilik,” katanya.

Di sisi lain, Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini pun mengingatkan banyak suara dari rakyat yang juga berharap agar Polri tetap pada Pemilu 2024.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi Gedung KPK, Jakarta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi Gedung KPK, Jakarta

“Dari suara-suara rakyat kepada Kapolri itu menunjukkan bahwa harapan terhadap Polri agar netral, agar tidak membuat pernyataan yang bisa dipersepsikan mendukung pasangan tertentu, itu disampaikan untuk tidak dapat dilakukan oleh Kapolri,” ujarnya.

Baca Juga  Formula 1 Belgia: Faktor yang Buat Ferrari Kalah dari Red Bull Racing

Kepala Polri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sebagaimana dikutip dari siaran melalui kanal YouTube Divisi Humas Polri, Jumat, 12 Januari 2024, menyinggung soal seorang pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan.

“Yang kita cari adalah pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan, bukan karena perbedaan. Akhirnya bukan pemimpin yang kita cari, tapi yang kita pelihara perbedaan terus dan kemudian itu kita bawa dalam konflik,” kata Sigit dalam sambutan pada acara Perayaan Natal Mabes Polri Tahun 2023 di Auditorium PTIK, Jakarta.

Mantan kepala Badan Reserse Kriminal Polri ini mengharapkan agar perbedaan pendapat tidak merusak cita-cita masyarakat Indonesia. Dia menyebut, masyarakat tentu ingin siapapun yang jadi pemimpin adalah yang terbaik.

Dia turut minta semua pihak, juga tokoh lintas agama, mendinginkan suasana atau cooling system selama pemilihan umum (Pemilu) 2024.

“Cooling system, saya titipkan, mumpung di sini yang hadir berbagai macam saudara-saudara dari lintas agama dan ini penting sekali kita sampaikan kepada jemaat kita, kepada jemaah kita untuk terus bisa menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah persatuan pendapat yang ada,” katanya.

Halaman Selanjutnya

“Maka Pak Ganjar pun nanti juga akan melanjutkan hal-hal yang baik dari para presiden-presiden sebelumnya, terutama memperkuat keberpihakan terhadap wong cilik,” katanya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *