Kanker Kulit Ternyata Lebih Banyak Menyerang Pria Dibanding Wanita, Kok Bisa?

Selasa, 1 Agustus 2023 – 19:44 WIB

JAKARTA – Kanker kulit adalah penyakit yang menyerang permukaan kulit karena adanya pertumbuhan sel tidak normal seperti mutasi, pada jaringan kulit. Prevalensi kanker kulit di Indonesia memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan kanker payudara, kanker paru, kolektoral, dan prostat yakni sebesar kurang dari 1,2 persen.

Baca Juga :

Vaksin HPV NUSAGARD Cegah Kanker Serviks Belum Dijual Bebas, Kenapa?

“Meski tidak banyak karena tidak mengganggu. Contohnya disangka sebagai tahi lalat, tapi ternyata itu bisa jadi kanker kulit. Kanker kulit tidak beri gejala, misalnya berupa lesi 1-2 cm mereka tidak ke dokter. Jadi itu buat bias angka kejadiannya,” kata spesialis bedah onkologi, dr. M. Yadi Permana, SpB(K) Onk dalam virtual conference, Selasa 1 Agustus 2023.

Sementara itu, dokter Yadi juga mengungkap bahwa angka kesembuhan kanker kulit cukup tinggi. Namun khusus untuk kanker tipe melanoma lebih rendah dibanding pasien non melanoma.

Baca Juga :

Mengapa Ada Orang yang Terkena Kanker?

Kanker kulit.

“Kanker kulit ini angka kesembuhannya cukup tinggi dibanding dengan kanker yang lain. Tetapi khusus untuk melanoma maligna memang angka kesembuhannya jauh lebih rendah ketimbang kanker yang non melanoma. Risiko kematian akibat kanker melanoma yang sudah terdiagnosis bisa mencapai 20 persen memang angka kematian agak lebih tinggi. Tapi untungnya presentase melanoma hanya 45 persen dibanding 90-95 persen non melanoma,” kata dia.

Baca Juga :

Resmi Diluncurkan Vaksin NUSAGARD Diharap Bisa Bantu Pemerintah Eliminasi Kanker Serviks 2033

Seperti diketahui, salah satu penyebab dari kanker kulit adalah paparan radiasi sinar ultraviolet. Radiasi UV dari matahari dapat merusak DNA dalam sel kulit. Seperti diketahui, DNA berfungsi mengatur kerja sel. Jika kerusakan DNA makin banyak akibat paparan sinar matahari dari waktu ke waktu, sel tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Sel itu akan mulai tumbuh di luar kendali hingga akhirnya menyebabkan kanker kulit. 

Baca Juga  Indonesia Negara No 1 Paling Percaya pada Tuhan, Amalan Baik Malam Nisfu Syaban

Di satu sisi, menariknya kanker kulit paling banyak dialami oleh pria dibanding wanita. 

Halaman Selanjutnya

“Secara statistik laki-laki yang lebih banyak mengalami kanker kulit. Karena mereka lebih banyak berada di luar dan terpapar langsung sinar matahari,” ujar dokter Yadi.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *