Emosi Baca Tulisan di Kaus, Pria di Klaten Dipukul Lalu Ditembak

Rabu, 21 Februari 2024 – 10:46 WIB

Klaten – Polisi berhasil meringkus seorang pria berinisial DO di Klaten, Jawa Tengah atas kasus penembakan dengan korban SR. Penembakan tersebut dilatarbelakangi masalah dendam.

Baca Juga :

Niat Serius, Yudha Arfandi Pernah Izin ke Ibunda Tamara Tyasmara Buat Jadi Ayah Sambung Dante

Kapolres Klaten AKBP Warsono mengatakan peristiwa penembakan terjadi pada 16 Februari 2024 pukul 01.00 WIB. Tersangka berinisial DO (25) warga Kecamatan Klaten Tengah dan korban berinisial SR (21) warga Kecamatan Bayat.

Lokasi penembakan, yakni di Jalan Dusun Jlumbung, Desa Kadibolo, Kecamatan Wedi dan Jembatan Gambangan, Desa Trotok, Kecamatan Wedi, Klaten.

Baca Juga :

Lebih dari 10 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka Pungli Rutan KPK

Kapolres Klaten AKBP Warsono merilis tersangka kasus penembakan

Modusnya adalah tersangka memukul korban menggunakan tangan kosong dan menembaknya menggunakan Airsoft Gun berpeluru gotri. Airsoft gun yang digunakan tersangka merupakan milik pelaku lain yang saat ini masih buron.

Baca Juga :

2 Oknum Polisi Dalang Penculikan dan Perampokan Pedagang Obat di Garut

“Kronologis ungkap kasusnya, korban mengalami luka tembak pada bagian tubuhnya. Lalu korban dibawa ke rumah sakit untuk mengetahui luka tersebut. Saat diperiksa dokter ditemukan gotri di bagian tubuhnya,” kata AKBP Warsono dikutip Rabu, 21 Februari 2024

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kaos, sepeda motor, dan dua butir gotri yang digunakan sebagai peluru Airsoft Gun. Tersangka dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan pidana penjara tujuh tahun.

Sementara itu, tersangka mengaku tega menembak korban karena motif dendam setelah sebelumnya korban menganiaya teman tersangka. Selain itu, tersangka juga tersinggung dengan tulisan kaos yang dikenakan korban karena dianggap dari kelompok lain. 

Baca Juga  Petugas Damkar Meninggal Dunia Usai Padamkan Kebakaran di Gedung LBH Jakarta

Laporan: Indratno Eprilianto/tvOne Klaten 

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, tersangka mengaku tega menembak korban karena motif dendam setelah sebelumnya korban menganiaya teman tersangka. Selain itu, tersangka juga tersinggung dengan tulisan kaos yang dikenakan korban karena dianggap dari kelompok lain. 

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *