Dapat Temuan Signifikan di 2023, Intip Strategi PHE Gencarkan Program Eksplorasi Migas 2024

Senin, 12 Februari 2024 – 18:06 WIB

Jakarta – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina mencatat penemuan signifikan dari kegiatan eksplorasi di blok yang dikelola sepanjang tahun 2023. Keberhasilan tersebut didapatkan melalui kegiatan eksplorasi pada area yang sudah dikembangkan secara penuh di blok yang ada. 

Baca Juga :

Produksi Minyak Capai 566 Ribu Barel per Hari, Simak Rincian Kinerja PHE Sepanjang 2023

Strategi ini ditujukan untuk mengoptimalkan aset dan menjaga laju produksi migas saat ini. Temuan sumber daya migas tersebut menunjukkan optimisme bahwa Indonesia masih memiliki potensi yang besar. Hal itu diungkapkan Direktur Eksplorasi PHE, Muharram Jaya Panguriseng,

Dalam kurun waktu 1 tahun, lanjutnya, tidak kurang dari 1,4 miliar barel setara minyak (BBOE) Inplace telah dicatatkan melalui mekanisme validasi cadangan sepanjang tahun 2023. Berdasarkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), kebutuhan dalam negeri akan energi minyak dan gas secara volumetrik masih akan terus meningkat setiap tahunnya. 

Baca Juga :

Wiko Migantoro Sah Jadi Wakil Direktur Utama Pertamina, Simak Perjalanan Kariernya

“Eksplorasi merupakan kunci dari keberlanjutan pasokan energi untuk menemukan sumber daya dan memastikan ketersediaan energi primer terjaga dalam rangka memenuhi kebutuhan energi dalam negeri,” ujar Muharram  dikutip dalam keterangan tertulis, Senin, 12 Februari 2024.

Wilayah kerja PT Pertamina Hulu Energi (PHE)

Photo :

  • Dok. Pertamina Hulu Energi

Baca Juga :

Menang Lelang, Pertamina dengan Mitra Resmi Kelola Blok SK510 di Malaysia

Selaras dengan kebutuhan energi nasional yang terus meningkat hingga tahun 2050, lanjutnya, migas terutama gas masih menjadi kunci penting dalam pemenuhan energi saat ini dan era transisi menuju renewable energy. Eksplorasi PHE secara konsisten mendukung program tersebut dengan dibuktikan melalui penemuan eksplorasi yang lima puluh lima persennya didominasi oleh gas.

Dijelaskan pula bahwa aktivitas eksplorasi dicatatkan mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terlihat dari kegiatan pengeboran naik hingga 18 persen (20 sumur completed dan 6 on going), survei seismik 3D hingga 268 persen (penyelesaian survei 1512 km2) dan penambahan New Prospective Resources hingga 128 persen (telah dicatatkan 1.3 BBOE). Dari segi investasi, eksplorasi PHE mengalami peningkatan sesuai dengan aktivitas yang berjalan. Namun demikian, dari segi finding cost mengalami penurunan, ini berarti bahwa kegiatan eksplorasi dilakukan secara efektif dan efisien.

Baca Juga  Keluarga Ayu Ting Ting Buka Restoran Khas Betawi, Ramai Cibiran: Plagiat Warung Bang Mandra

Keberhasilan Eksplorasi PHE di tahun 2023 berakar dari strategi Infrastructure Led Exploration (Near Field Exploration) yang mencari penemuan-penemuan baru di area yang sudah mature dan Open Area Exploration (Emerging & Frontier Exploration) dengan fokus mencari Wilayah Kerja baru dengan target Giant Discovery.   
 
“Dalam upaya meningkatkan rasio temuan sumber daya per struktur, PHE akan melakukan perimbangan portofolio antara pengeboran eksplorasi di lokasi yang berada dekat lapangan produksi (near field exploration) dan pengeboran eksplorasi di area baru yang belum digarap sebelumnya (emerging & frontier area),” lanjut Muharram.

Persiapan Pengeboran Lepas Pantai Matindok hingga East Natuna

Ilustrasi anjungan lepas pantai Pertamina Hulu Energi (PHE).

Ilustrasi anjungan lepas pantai Pertamina Hulu Energi (PHE).

Saat ini, lanjutnya, PHE sedang gencar melakukan evaluasi bawah permukaan dan mempersiapkan pengeboran eksplorasi di lepas pantai Matindok, lepas pantai East Natuna dan blok eksplorasi baru lainnya. 

Tidak hanya berperan di Wilayah Kerja eksisting, PHE juga mencari peluang-peluang baru di frontier area melalui kegiatan akuisisi data. Full Tension Gradiometry (FTG) dengan menggunakan teknologi terkini yang dilakukan di Kutai Basin tercatat sebagai realisasi di tengah tahun 2023 dan akan diikuti dengan persiapan survey seismik di Bone, Seram dan Bird’s Head sebagai upaya membuka peluang Giant Discovery.   

Melalui Breakthrough Mindset, ditargetkan penemuan-penemuan besar baru dapat terealisasi dalam waktu dekat melalui program Stratigraphic Trap Play in mature area; Deeper Target,  Turbidite Play, Thrust Play; Deepwater Exploration; Unconventional Hydrocarbon; dan New Business (Carbon Capture and Storage (CCS) dan Gold Natural Hydrogen/ Geologic Hydrogen).

“Saat ini adalah momentum terbaik bagi PHE mempersiapkan Proyek Pengeboran Laut Dalam untuk menggali potensi temuan sumberdaya baru yang besar, kami berkomitmen menjaga keberlanjutan energi dengan strategi khusus dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional,” tegas Muharram.

Baca Juga  Jadwal sbmptn di kota Semarang versi kami

Pada tahun 2023, diketahui PHE telah mendapatkan 3 Wilayah Kerja eksplorasi baru baik sebagai Operator maupun Non Operator dan akan terus menambah blok-blok baru. PHE melakukan usaha untuk ekspansi ke luar negeri melalui evaluasi peluang untuk mendapatkan blok di luar negeri dengan target Giant Discovery agar target growth perusahaan dapat dicapai. 

PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sebagai member sejak Juni 2022 dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG. Mendukung aspek Tata Kelola yang baik. Dijelaskan pula bahwa PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandarisasi ISO 37001:2016.

Ditegaskan, PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Socially Responsible dan Good Governance.

Halaman Selanjutnya

Keberhasilan Eksplorasi PHE di tahun 2023 berakar dari strategi Infrastructure Led Exploration (Near Field Exploration) yang mencari penemuan-penemuan baru di area yang sudah mature dan Open Area Exploration (Emerging & Frontier Exploration) dengan fokus mencari Wilayah Kerja baru dengan target Giant Discovery.    “Dalam upaya meningkatkan rasio temuan sumber daya per struktur, PHE akan melakukan perimbangan portofolio antara pengeboran eksplorasi di lokasi yang berada dekat lapangan produksi (near field exploration) dan pengeboran eksplorasi di area baru yang belum digarap sebelumnya (emerging & frontier area),” lanjut Muharram.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *