7 Orang Ditahan Akibat Bentrok 2 Kelompok di Bitung, Polisi Sebut Bakal Ada Tersangka Baru

Senin, 27 November 2023 – 15:45 WIB

Bitung – Tujuh orang ditetapkan tersangka dan ditahan akibat bentrok dua massa yang sempat dinarasikan antara massa pro Palestina dan pro Israel di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Baca Juga :

LPSK Tolak Permohonan Perlindungan Mantan Mentan SYL

Tujuh orang tersebut berasal dari dua organisasi masyarakat yang terlibat bentrok. Kapolda Sulut, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Budiyanto memastikan kalau kondisi Kota Bitung saat ini aman dan terkendali. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 170 dan Pasal 338 dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya yang ada di Kota Bitung dan umumnya masyarakat Sulut serta seluruh masyarakat Indonesia, sampai dengan malam ini situasi dan kondisi di wilayah Kota Bitung aman dan terkendali,” ucapnya kepada wartawan, Senin, 27 November 2023.

Baca Juga :

Laknat, Tentara Israel Jatuhkan 40 Ribu Ton Bom ke Gaza

Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budiyanto

Kata dia, pihaknya sudah bekerja sama dengan para tokoh agama, masyarakat, juga sejumlah komunitas guna menyelesaikan perkara itu. Sehingga, sejak tadi malam aktivitas masyarakat disebut telah kembali normal.

Baca Juga :

Gelombang Ketiga Pembebasan Sandera Palestina oleh Israel Telah Berlangsung

“Namun demikian pelaksanaan penugasan, khususnya anggota dari Polres Bitung yang kemudian di-‘backup‘ (dukung) dari Kodim Bitung serta melibatkan anggota Polda Sulut. Hari-hari selanjutnya tentu masih akan melaksanakan kegiatan penugasan pengamanan, dan utamanya kegiatan patroli, termasuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya statis di jalan atau di tempat-tempat yang diperlukan pengamanan, ini menjadi prioritas kami semua,” ucapnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut, Komisaris Besar Polisi Gani Siahaan menambahkan, tujuh orang tersangka yang ditahan, lima di antaranya berinisial FS, GL, BL, AQ, dan LA. Mereka terlibat kejadian di lokasi Jalan Sudirman dengan korban dari ormas adat.

Baca Juga  Doni Monardo Dirawat Intensif di RS Siloam, Dubes Singapura Menangis saat Menjenguk

“Dari kelima tersangka ini ada satu orang yang merupakan anak di bawah umur,” kata dia.

Wali Kota Bitung Maurits Mantiri bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto bersama jajarannya saat jumpa pers, di Bitung.

Wali Kota Bitung Maurits Mantiri bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto bersama jajarannya saat jumpa pers, di Bitung.

Dua tersangka lainnya diamankan di lokasi Kelurahan Sari Kelapa dengan korban AM dari pihak ormas keagamaan. Menurutnya, untuk di lokasi Sari Kelapa, pihaknya masih melakukan pengembangan di mana ditemukan fakta ada tersangka yang lari ke Kota Manado, Tomohon dan Minahasa.

“Kita masih melakukan pengembangan tersangka. Jadi tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang ditetapkan,” katanya.

Sebelumnya telah diberitakan bentrok antar ormas di Kota Bitung. Dalam video yang beredar, terlihat saling serang ormas terjadi di jalanan Kota Bitung. Bentrok ini terjadi sejak sore hingga malam di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu 25 November 2023.

Laskar Manguni bakar bendera Palestina di Kota Bitung, Sulut

Laskar Manguni bakar bendera Palestina di Kota Bitung, Sulut

Photo :

  • Tangkapan layar media sosial

Informasi diperoleh, kelompok ormas yang bentrok itu merupakan massa pro Israel dan Palestina. Bentrok ini pun viral di media sosial.

“Kota Bitung Sulawesi Utara Memanas, Dua Kubu Massa Pro lsraeI dan PaIestina Bertemu dan Bentrok di Jalan, Sabtu 25 November 2023,” tulis akun Instagram @fakta.indo.

Halaman Selanjutnya

“Dari kelima tersangka ini ada satu orang yang merupakan anak di bawah umur,” kata dia.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *