11 Orang Masih Hilang, 1 Ditemukan Tewas

Sabtu, 2 Desember 2023 – 17:05 WIB

Jakarta – Banjir bandang disertai dengan longsor terjadi di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Akibat bencana alam tersebut, sempat dilaporkan sebanyak 12 orang hilang. 

Baca Juga :

Sebaran Lokasi Banjir di Jakarta: 69 RT Terendam, Paling Parah di Cawang

Namun, satu orang berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan. Sementara korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Banjir bandang dan longsor di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara

Baca Juga :

Curah Hujan Tinggi, Bencana Banjir Bandang dan Longsor jadi Ancaman Baru di Sumsel

Berdasarkan data yang diperoleh, longsor disertai banjir bandang itu, terjadi pada Jumat malam, 1 Desember 2023, sekitar pukul 21.15 WIB.

Rusak Rumah hingga Hotel

Baca Juga :

Kurir Sabu-sabu 10 Kilogram Divonis Hukuman Mati Oleh Majelis Hakim PN Medan

Bencana alam ini membuat batu-batu besar terbawa derasnya banjir bandang tersebut. Selain menimbulkan korban jiwa, dilaporkan juga sebanyak 12 rumah rusak berat, termasuk satu rumah ibadah dan satu penginapan atau hotel, jalan raya dan lahan pertanian sekitar 5 hektar rusak, akibat peristiwa bencana alam itu.

Sedangkan, 50 Kepala keluarga juga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman setelah rumah mereka rusak dan terdampak banjir bandang tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, menjelaskan bahwa longsor dan banjir bandang itu karena intensitas hujan yang tinggi terjadi di Kabupaten Humbahas.

“Dan kami mendapat laporan sudah mulai dilakukan penanganan awal. Kami juga sedang menuju ke lokasi,” ucap Tuahta, kepada wartawan.

Kemudian, pada Jumat pukul 21.15 WIB, terjadi luapan air yang membawa material longsoran berupa bebatuan yang sangat banyak dan berukuran besar mencapai sekitar 2,5 m3, yang merusak rumah penduduk, fasilitas umum dan lahan pertanian di Desa Simangulampe.

Baca Juga  Polusi Udara Merebak, Derita Stunting Intai Anak

Tuahta mengungkapkan peristiwa bencana alam sudah dilaporkan kepada Pj Gubernur Sumut, Hassanudin dan mengoordinasikan proses pencarian korban dengan TNI/Polri, SAR dan BPBD Humbahas.

“Sementara begitu laporan kita, dan ini perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan. Intinya mari sama-sama melakukan penanganan,” ucap Tuahta. 

-Data korban tewas dan korban hilang masih dilakukan pencarian

1. Pintar Simanullang (dalam pencarian)
2. Juni Silaban (dalam pencarian)
3. Adriano Silaban (dalam pencarian)
4. Tiamin Sinambela (dalam pencarian)
5. Lasroha Simanullang (dalam pencarian)
6. Eva Purba (dalam pencarian)
7. Kriston Siregar (dalam pencarian)
8. Desman Sihombing (dalam pencarian)
9. Op.Gomgom (dalam pencarian)
10. br Banjar (dalam pencarian)
11. br Lubis (ditemukan meninggal dunia)
12. br Simanjuntak. (dalam Pencarian)

Halaman Selanjutnya

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, menjelaskan bahwa longsor dan banjir bandang itu karena intensitas hujan yang tinggi terjadi di Kabupaten Humbahas.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *